KISAH SANTA ISABELA DARI PORTUGAL
Isabela adalah kemenakan S.Elisabeth dari Hungaria. Pada umur 12 tahun ia dikawinkan dengan Raja Denis dari Portugal.Tingkah lakunya menyenangkan ,lagipula saleh. Ia membantu suaminya membangun rumah sakit, rumah penampungan wanita terlantar dan panti asuhan. Setiap pagi Isabela menghadiri misa suci. Ia berdoa dan bermati raga. Denis adalah raja yang kuat dan pandai, namun ia sebagai suami ia tidaklah setia dan sering melalaikan istrinya. Itulah sebabnya Isabela banyak menderita. Tetapi Ia tetap sabar dan penuh pengabdian. Suatu ketika Alfonso , putera mahkota memberontak terhadap ayahnya. Isabela berusaha keras mendamaikan keduanya. Tetapi Raja Denis salah terima, ia mencurigai permaisurinya dan mengurungnya beberapa waktu. Isabela selalu berusaha merukunkan keluarganya bila terjadi percekcokkan di antara kerabat raja.
Pada usia 54 tahun Isabela sudah menjanda. Kemudian ia menarik diri untuk hidup di Koimbra, dekat biara Klaris yang didirikannya. Ia mengabdikan sisa hidupnya bagi Tuhan dan sesama manusia yang miskin. Tetap pada tahun 1336 ia mendengar, bahwa Puternya Alfonso IV, Raja Portugal, berselisih dengan Alfonso XI dari Kastilia. Masing-masing sudah menyiapkan pasukan untuk bertempur. Isabela yang telah berusia 65 tahun, bergegas menyusul Puteranya ke medan pertempuran. Ia berhasil menghindarkan pertumpahan darah dan mendamaikan kedua raja itu. Tetapi usaha ini terlampau melemahkan kesehatannya. Ia jatuh sakit dan meninggal sebelum sempat kembali ke tempat kediamannya.
Disadur dari : Buku Ensiklopedi orang kudus
Selasa, 02 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar