Jumat, 19 Desember 2008
POJOK USAHA
1. Bengkel Motor di Jl. Keadilan tepatnya di Pak Nainggolan
2. Wartel di Jalan Meruyung Parung Bingung Sebelah Poliklinik Asifa
yaitu di ruma bp. Richard Siburian.
3. .....................
Rabu, 10 Desember 2008
PENGURUS
1. Ketua Lingkungan : Bp. F. Budi Setyanto
Wakil Ketua Lingkungan : Bp. Stefanus Mada
Sekretaris : Bp. E. Budhiono
Bendahara : Ibu. FM. Woeriningroem
2. Koordinator Sub Lingkungan :
(i) Pasar Raya , Kavling POLRI, dst : Bp. Y. Kusmanto
(ii) Arco, BDN, dst : Bp. Antonius Ginting dan Bp. Tri Sunindyo
(iii) Komplek Marinir, VPS, dst : Ibu. M.G. Golke V. Probowati
(iv) Puri Anggrek dan PAS : Bp. Chrissantus Roedhi Alex Harjanto
3. Seksi-Seksi :
(i) Liturgi dan Koor : (1) Bp. T. Wahyudi P
(2) Bp. Daniel Nainggolan
(3) Bp. J.C. Mardiyanto
(4) Bp. Marselinus Manna
(5) Ibu R.B. Syahnandiani
(6) Ibu Lucia Hudi Prasanti
(ii) Kewanitaan :
(1) Ibu Agnes Dwihartati
(2) Ibu Lucia Suryanita Sembiring
(3) Ibu Th. Endang Setyawati
(4) Ibu Kornelia Tjendawati
(5) Ibu Marciana Prapti Rejeki
(iii) Sosial / RKUK :
(1) Bp. Y.B. Kuncoro E.P
(2) Ibu Angelina Patricia Lintang Patria
(3) Ibu Nancy Cornelia
(4) Bp. Y. Kusmanto
(5) Ibu Juliana Christina Wartini
(iv) Kepemudaan :
(1) Bp. Markus Rony Tri Hardjanto
(2) Bp. Y. Kusmanto
(3) Johan Mario Nussmann wetik
(4) Albertus Agung Dimaz Prayudha Prandhita
(5) Adi Sembiring
(v) Humas :
(1) Bp. Henrickus Raba
(2) Bp. Ferryanus Parerung
Rabu, 03 Desember 2008
DAFTAR KK
1. J.C Mardiyanto
2. T. Wahyudi
3. Endang Setiobudi
4. YB Kuncoro
5. Martina Jacobus
6. Antonius Victor Sri Wahono
7. Zebedeus Sinner Marbun
8. Romanus Suratman
9. Emiliana Mimie Ratmini
10. Kristian Budi Pribadi
11. Marselinus Mana
12. E. Budhiono
13. Dadi Fransiskus
14. F. Budi Setyanto
15. Yohanes Berchmans L. L
16. M.Ch.L. Tien Sri Watini
17. Wilhemus Nani Boeloe
18. Yosef Bala Lamak
19. Alex Andrianus Paju Sajari
20. Emanuel Dedy Erdiyanto
21. Florentinus Supandi
22. FransiskusYanuarius Djamiat
23. Rusnah Adeliana Marpaung
24. Feryanus Parerung
25. Irenius I Nengah Sudama
26. Yohanes Purwoko
27. Juventius Bambang Ristiadi
28. Markus Rony Tri Hardjanto
29. Ny. Andreas
30. Anna Davinah
31. Tunggul Tampubolon
32. Rosa Delima Simamora
33. Arupadang
34. Nugroho
35. C.R. Alex Harjanto
36. Yohanes Blasius Laga
37. Joanita Kartina
38. Hariyadi Wirawan
39. Kristianus Yulianto
40. Alexander Hidayat W
41. Tumpak Tumanggor
42. Andreas Teiseran
43. A. Pudji Rahardjo
44. Robertus Prabowo
45. Josep Liniardi Slamet
46. A. Nany Sulistyawati
47. P. Dwiko E. Pandiangan
48. Tonny Donggala Raja S
49. Yahya Yohanes
50. Djakum Sembiring
51. A.S. Muladi
52. Y. Sunaryo
53. Eugen M. N. Wetik
54. Edward Dirk Nikijulus
55. Agustinus Wagiman
56. M. Titie Hendartini Widodo
57. Josua Rinaldo Sahulata
58. Antonius Ginting
59. F.X.. Bambang Murjanto
60. Stefanus Hasan
61. Thomas Andy Sudiro
62. Theresia Angelina Siam Le
63. MT. Daniel Nainggolan
64. Yohanes Sumarjo
65. Marlin Sinaga
66. Ny. Suhardi
67. Stephanus Mada
68. Jeppy Purba
69. Yustinus Kusmanto
70. Benediktus
71. Antonius Dekky Farinaryanto
72. E. Ni Made Sumarti
73. FX. Mardiono
74. Y. Tri Sunindyo
75. Anastasia Ms. Mardjani
76. Paulus Jati Susilo
77. Henrickus Raba
78. Petrus Sampe
79. Richard Siburian
80. Budi Setiawan
Tata Cara Tatib
I. Untuk Hari Sabtu dan Minggu Biasa :
1. Petugas Tatib adalah petugas liturgi yang bertugas mengatur
kelancaran dan ketertiban seluruh
rangkaian upacara perayaan Ekaristi.
2. Petugas Tatib harus sudah siap 30 menit sebelum perayaan Ekaristi
dimulai, dan memakai samir ( semacam stola ) yang sudah
disiapkan , sesuai dengan warna liturgi *)
3. Petugas Tatib menunjuk salah seorang sebagai koordinator :
a. Dalam gereja
b. Luar gereja.
- Bertanggung jawab atas kelancaran , ketertiban, kekhidmatan
jalannya upacara perayaan Ekaristi
- Bertanggung jawab terhadap usaha-usaha antisipasi untuk
menghindari atau menekan menjadi serendah mungkin
kemungkinan terjadinya segala bentuk gangguan atas ketenangan
selama perayaan ekaristi.
4. Petugas Tatib mengatur umat / mencarikan tempat duduk bagi
umat yang berdiri untuk mengisi tempat kosong.
5. Menertibkan anak-anak di dalam maupun di luar Gereja selama
berlangsungnya perayaan ekaristi.
6. Koordinator Tatib bekerja sama / koordinasi dengan koordinator
Prodiakon / Akolit dalam penempatan sesuai dengan kebutuhan
agar penerimaan komuni berjalan lancar dan tertib.
7. Petugas Tatib bertugas menyiapkan, mengedarkan dan
mengumpulkan kantong kolekte.
Perhatian urutan peredaran kantong kolekte adalah sbb :
Kantong 1 (pertama) mulai diedarkan sampai ke ujung bangku
kemudian baru kantong ke 2 (kedua) disusulkan. Selanjutnya
dikumpulkan dan diserahkan kepada petugas persembahan.
Apabila waktu sudah sangat mendesak dalam perswmbahan, sisa
kantong kolekte disimpan Pada tempat yang aman dan dikunci
yang dipegang oleh koordinator Tatib dalam. Saat peng-
Hitungan hasil kolekte digabung dengan kolekte lainnya.
8. Beberapa petugas Tatib ( yang ditunjuk oleh koordinator )
menghitung isi kantong kolekte, baik kantong 1 (pertama) maupun
kantong 2 (kedua) dipisahkan dan dicatat dalam formulir yang
disiapkan langsung diserahkan kepada Bendahara Dewan Pastoral
Paroki Santo Herkulanus.
9. Jumlah petugas Tatib dalam adalah 8 (delapan) orang dan petugas
Tatib luar 2 (dua) orang dengan posisi sebagai berikut :
Arah menuju Altar dari depan Gereja
A. Dalam Gereja
Kiri Kanan
Depan luar 1 2 . depan luar
Tengah luar 3 4 . tengah luar
Belakang dalam 5 6
Tangga 7
( Setelah misa dimulai , petugas naik ke Balkon)
Balkon 8.
B. Luar Gereja ( Menyesuaikan dengan lokasi tempat duduk )
II. Untuk Hari-hari Besar
Petugas Tatib adalah petugas liturgi yang bertugas mengatur kelancaran dan ketertiban seluruh rangkaian upacara perayaan ekaristi.
Petugas Tatib harus sudah siap 30 menit sebelum perayaan ekaristi dimulai dan memakai samir (semacam stola ) yang sudah disiapkan sesuai dengan warna liturgi *)
Petugas Tatib menunjuk salah seorang sebagai koordinator :
dalam gereja
luar gereja
- bertanggung-jawab terhadap usaha-usaha antisipasi untuk menghindari atau menekan menjadi serendah mungkin kemungkinan terjadinya segala bentuk gangguan atas ketenangan selama perayaan ekaristi.
Petugas Tatib mengatur umat / mencarikan tempat duduk bagi umat yang berdiri untuk mengisi
Tempat kosong.
Menertibkan anak-anak di dalam maupun di luar gereja selama berlangsungnya ekaristi.
Koordinator Tatib bekerja sama/ koordinasi dengan koordinator Prodiakon / Akolit dalam penempatan sesuai dengan kebutuhan agar penerimaan komuni berjalan lancar dan tertib.
Petugas tatib bertugas menyiapkan, mengedarkan dan mengumpulkan kantong kolekte,
Perhatian urutan peredaran kantong kolekte adalah sbb :
Kantong 1 (pertama) mulai diedarkan sampai ke ujung bangku kemudian baru kantong ke 2
(kedua) disusulkan. Selanjutnya dikumpulkan dan diserahkan kepada petugas persembahan.
Apabila waktu sudah sangat mendesak dalam perswmbahan, sisa kantong kolekte disimpan
Pada tempat yang aman dan dikunci yang dipegang oleh koordinator Tatib dalam. Saat peng-
Hitungan hasil kolekte digabung dengan kolekte lainnya.
8. Beberapa petugas Tatib ( yang ditunjuk oleh koordinator ) menghitung isi kantong kolekte, baik
kantong 1 (pertama) maupun kantong 2 (kedua) dipisahkan dan dicatat dalam formulir yang
disiapkan langsung diserahkan kepada Bendahara Dewan Pastoral Paroki Santo Herkulanus.
9. Jumlah petugas Tatib dalam adalah 8 (delapan) orang dan petugas Tatib luar 8(delapan) orang
dengan posisi sebagai berikut :
Arah menuju Altar dari depan Gereja
A. Dalam Gereja
Kiri Kanan
Depan luar 1 2 . depan luar
Tengah luar 3 4 . tengah luar
Belakang dalam 5 6
Tangga 7
( Setelah misa dimulai , petugas naik ke Balkon)
Balkon 8.
b. Luar Geraja ( menyesuaikan dengan lokasi tempat duduk )
Disadur dari sie Liturgi DPP
* Warna Liturgi Stola dan Kasula :
- warna ungu : dugunakan untuk massa advent dan prapaskah.
- warna hijau : digunakan untuk massa biasa
- warna merah : digunakan untuk misa Pantekosta , jumat agung, dll.
- warna putih : digunakan untuk masa Natal, Kamis Putih, Paskah, Khusus.
- warna hitam : digunakan untuk Misa Requem
GALERI
OMK ( Orang Muda Katholik ) Lingkungan Santa Isabela
Ayo Berlatih Bernyanyi
FRANSISKUS XAVERIUS
RABU, 3 DESEMBER 2008Santo Fransisxus Xaverius ( 1506 – 1552 ) adalah seorang misionaris yang begitu terkenal. Ia menjelajahi tanah Asia Selatan, Asia Tenggara ( termasuk kepulauan Nusantara ) dan Asia Timur. Dengan berani dan kekuatan iman yang luar biasa , ia mewartakan injil dan memenangkan banyak jiwa bagi Kristus ..................
Selasa, 02 Desember 2008
LOGO
- Salib , melambangkan iman kepada Yesus Kristus.
- Burung Merpati, sebagai Roh kudus yang senantiasa melindungi setiap langkah para anggota / umat di lingkungan Santa Isabela.
- Sinar di belakang salib empat penjuru , menyinarkan Yesus yang menerangi menyelamatkan siapa saja.
- Perisai, sebagai penangkal segala bentuk kejahatan dan dosa.
- Tulisan ST. Isabela , sebagai nama pelindung lingkungan.
- Tulisan Wil. IV-Paroki St. Herkulanus - Depok, adalah : bahwa lingkungan St. Isabela berada di Wilayah IV , Paroki St. Herkulanus, kota Depok.
Arti Warna :
- Kuning melambangkan kedamaian , kasih dan hidup penuh rasa syukur.
- Merah melambangkan berani karena benar, jujur, tulus.
- Dua warna melambangkan kesederhanaan.
KISAH ST.ISABELA
Isabela adalah kemenakan S.Elisabeth dari Hungaria. Pada umur 12 tahun ia dikawinkan dengan Raja Denis dari Portugal.Tingkah lakunya menyenangkan ,lagipula saleh. Ia membantu suaminya membangun rumah sakit, rumah penampungan wanita terlantar dan panti asuhan. Setiap pagi Isabela menghadiri misa suci. Ia berdoa dan bermati raga. Denis adalah raja yang kuat dan pandai, namun ia sebagai suami ia tidaklah setia dan sering melalaikan istrinya. Itulah sebabnya Isabela banyak menderita. Tetapi Ia tetap sabar dan penuh pengabdian. Suatu ketika Alfonso , putera mahkota memberontak terhadap ayahnya. Isabela berusaha keras mendamaikan keduanya. Tetapi Raja Denis salah terima, ia mencurigai permaisurinya dan mengurungnya beberapa waktu. Isabela selalu berusaha merukunkan keluarganya bila terjadi percekcokkan di antara kerabat raja.
Pada usia 54 tahun Isabela sudah menjanda. Kemudian ia menarik diri untuk hidup di Koimbra, dekat biara Klaris yang didirikannya. Ia mengabdikan sisa hidupnya bagi Tuhan dan sesama manusia yang miskin. Tetap pada tahun 1336 ia mendengar, bahwa Puternya Alfonso IV, Raja Portugal, berselisih dengan Alfonso XI dari Kastilia. Masing-masing sudah menyiapkan pasukan untuk bertempur. Isabela yang telah berusia 65 tahun, bergegas menyusul Puteranya ke medan pertempuran. Ia berhasil menghindarkan pertumpahan darah dan mendamaikan kedua raja itu. Tetapi usaha ini terlampau melemahkan kesehatannya. Ia jatuh sakit dan meninggal sebelum sempat kembali ke tempat kediamannya.
Disadur dari : Buku Ensiklopedi orang kudus
SELAMAT DATANG


WELCOME Participants browsing, which I respect, the Blogger environment Santa Isabela is intended to strengthen communication and friendship among people, especially in the Santa Isabela. Also to increase our horizons both in the church environment, natural environment, education, and the latest news with a way to access the link provided ' Webblog this load, among others: Gallery photo, logo, list the names of citizens, invitations, report of activities, plan activities, list management, Motto, Ghana, Acts saints, benediction / survivors, said the wiser, and more. Publisher webblog is aware that many lack the msih must be equipped and enhanced. For the criticisms and suggestions yagn wise and very positive we expect that appearance meupun contentnys better and up to date. If the survivors and read ...............










